cuma blog personal

7Nov/100

jalan yang susah …

ibuku udah tua, tapi dia tetep ingin pergi haji (lagi) taun ini. mungkin ada yang kurang sempurna dengan perjalanan hajinya yang sebelumnya. ntahlah, hanya dia dan tuhan yang tau.

sayangnya, hajinya kali ini secara rutinitas, (aku bilang secara rutinitas, secara rukun dan sebagainya) tidak sempurna karena dia harus mengalami sakit, setelah terjatuh di kamar mandi.

tinggallah dia sementara waktu di rumah sakit, menjalani operasi dan perawatan medis laennya. sampe pada akhirnya saatnya untuk kembali ke  kost alias maktab.

ampuni kami ya allah, sampai disana nggak ada temen atau petugas yang mengatakan sanggup buat nemenin dan ngurusin ibuku. satu sisi pasti dimaklumi, temennya juga kan pergi haji, bukan ngurusin orang laen. nah petugas kesehatan kenapa begitu juga jawabannya ? nggak tau lah, petugas juga jamaah haji yang tugas utamanya menyelesaikan rukun haji atau ada disana untuk ngurus orang sakit, ntah ...

sekali lagi, ampuni kami ya allah, pada akhirnya keluargaku harus bertindak sendiri, mau nggak mau memanfaatkan "kekuasaan" lewat kedutaan. masalah beres. ibuku tertangani dengan baek .. alhamdulillah dan juga astaghfirullah, kenapa solusinya harus dengan jalan seperti itu, jalan yang susah ...

jadi inget cerita seorang jamaah haji, yang pada akhirnya nggak sampai di mekkah karena dia kudu menolong orang laen di perjalanannya. ribuan yang ada di mekkah tak satupun yang menjadi haji mabrur, hanya dia, yang menolong dan nggak sampe di mekkah yang mendapatkannya.

semoga menjadi pelajaran buat aku, buat keluargaku dan buat siapa aja yang mau mengambilnya sebagai pelajaran.

doaku selalu untukmu ibuku tersayang ...  semoga ibu dan semua jamaah haji disana mendapat ridho dari allah dan mampu meraih haji yang mabrur, amiin.

Filed under: Religi No Comments