cuma blog personal

13Jan/091

Berita dari Masjid Nabawi

Hari ini, aku dapet lagi email tentang berita penting dari seorang penjaga makam rasulullah saw di madinah. Seingatku sih, udah beberapa kali aku mendapatkan email serupa. Paling sering dapetnya dari milist, he he he.

Bukan apa apa sebenarnya. Cuman, disamping fungsi "dakwah" nya yang membawa ke kebaikan, sepertinya yang menerima email ini merasa "berat" banget. Kenapa ?

OK, coba dicek, email seperti ini selalu disertai dengan cerita "tambahan" para pengirim atau penerimanya yang pada intinya berisi "kesusahan" jika tidak diteruskan lagi. Mulailah berita yang sangat baik ini menjadi "bola api" yang harus segera dikirimkan kepada orang laen, biar tugas saya selesai, dan hidup saya nyaman. Duh.. padahal dakwah itu selalu baik, buat yang ber- ataupun yang di-i.

Nah karena "kondisi" ini kemudian, para penerima email akan segera mem-forward email itu kepada siapa saja, atau bahkan melalui cara instant, send to all milist. Well sampe disini mungkin kita akan berpikir sederhana saja.

Tapi ntar dulu. coba inget kembali, sekali lagi, dakwah itu baik, tujuannya juga untuk kebaikan, pasti orang yang menerima atau mendengar akan senang, karena diingatkan kembali akan apa yang telah dan selalu dia percaya selama ini. Tapi kalo udah ngirim email karena terpaksa, atau takut susah. Apakah tidak salah, sebuah email religi bisa menyusahkan hidup seseorang ?

Terus, jika semua orang yang menerima ini melakukan "random forwarding" ke segala arah. Orang-orang di Internet pada akhirnya akan mengatakan ini email "sampah" .. padahal email ini berisi kebaikan. Tidak sesuai dengan fungsi dakwahnya, karena orang yang mengirimkannya melakukannya secara "serabutan" tanpa melihat lagi kepada siapa email ini seharusnya dikirimkan.

Kemudian kalo ketauan sama orang-orang pakar TI yang mencoba menunjukkan rasa nasionalisnya, misalnya di Indonesia siapa yah ha ha ha ha.... ntar dikait-kaitkan dengan devisa negara deh. Ini berita bolak-balik terus, apakah kalian nggak ngerti, bahwa setiap akses yang kita lakukan ke luar negeri itu berarti telah membuang devisa negara. Lah ini berita yang sama dikirim berulang-ulang .. bikin bangkrut negara aja .. ke ke ke ke makin jauh dah dari tujuan aslinya.

Terus lagi ...

Hmm .. udah ahh .. nulis gini terus, belajar aja nggak selesai-selesai ... :D

Yang penting, buat temen-temen yang muslim, jangan lupa rajin-rajinlah sholat dan jalankan amal-kebaikan lainnya sesering mungkin. Allah SWT menyertai kita semua, Insya Allah. Amin

Uppss ... hampir aja aku nggak sholat maghrib .. bentar lagi isya' nih ... ha ha ha ha ha. Wahh perlu belajar media, cara dan waktu berdakwah yang baek neeh.

Filed under: Religi 1 Comment